Waktu Sekarang

Faktor-Faktor Sebab Kegagalan Mahasiswa IT Dalam Tugas Akhir

Saya memang bukan dosen, namun menjelang musim Tugas Akhir, saya selalu kehabisan waktu untuk menulis karena hampir setiap harinya saya harus menyempatkan diri untuk menerima kunjungan dari mahasiswa-mahasiswa yang ingin konsultasi karena mengalami kesulitan dengan tugas akhir yang mereka kerjakan. Weitz.. jangan
berprasangka dulu. Saya tidak dibayar kok, jadi uang bukan alasan saya untuk memprioritaskan urusan mereka. Saya hanya merasa puas ajah menerima permasalahan yang beragam setelah rutinitas saya yang membosankan. Setidaknya pengetahuan saya ikut bertambah dengan ide-ide segar yang mereka tuangkan dalam Tugas Akhir mereka.

Nah, tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kesibukan saya makin bertambah karena saya sendiri juga sedang menghadapi Tugas Akhir Jadi, apabila biasanya di musim seperti ini saya asyik dengan problem orang lain, kali ini saya juga harus memperhatikan masalah saya sendiri.

Sidang pengajuan proposal kemarin (Sidang Tugas Pendahuluan Proyek Akhir) Alhamdulillah berhasil saya lewati tanpa adanya revisi sedikitpun. Ada kepuasan tersendiri rasanya, karena itu berarti persiapan saya selama ini membuahkan hasil yang maksimal. Setelah hari-hari sidang usai, saya tinggal mengajukan lembar tanda tangan. Ketika mahasiswa lain sedang berpusing ria dengan revisi-revisi dari dosen penguji, saya bisa mengalokasikan waktu luang saya untuk membantu mereka.

Kini Sidang Tugas Akhir menjelang. Namun, sama halnya dengan tahun-tahun lalu. Selalu saja banyak mahasiswa yang projectnya belum fix. Bahkan diantaranya ada yang belum siap sehingga harus sidang susulan 3 bulan lagi. Sebenarnya apa sich faktor-faktor yang menyebabkan ketidaksiapan dan kegagalan dalam Tugas Akhir? Dari pengalaman saya selama ini, berikut adalah hal-hal yang sering saya temui menjadi faktor dari kegagalan dalam Tugas Akhir mahasiswa IT:


1. Tidak Menguasai Konsep & Metode Yang Digunakan

Konsep itu penting. Menguasai konsep, metode dan seluk-beluk Tugas akhir yang sedang dikerjakan itu wajib hukumnya. Jangan sampai Anda mengerjakan Tugas Akhir yang Anda sendiri kurang memahami metode dan konsep yang sedang Anda gunakan karena saya jamin Anda akan habis dibabat oleh Dosen penguji ketika sidang. Eh, emang bisa yach ngerjakan T.A tapi kurang memahami konsepnya? Yupz. Banyak mahasiswa yang seperti itu. Kebanyakan mereka adalah mahasiswa-mahasiswa yang meminta judul ke dosen karena kekurangan ide. Point ini mengantarkan kita ke faktor selanjutnya.


2. Tugas Akhir Bukan Ide sendiri/Judul dari Dosen

Karena idenya dan judul dari Dosen, maka mau tidak mau Mahasiswa harus memahami ide si Dosen, menuruti apa yang diminta oleh si dosen dalam ide yang beliau berikan. Disini si Mahasiswa akan lebih terbebani karena harus menuruti permintaan si Dosen, tidak bisa seenaknya mengerjakan T.A sesuai dengan yang diinginkan. Setelah T.A sesuai dengan permintan si dosen yang memberi judul, selanjutnya si Mahasiswa akan direpotkan oleh dosen penguji. Nah, jadinya Mahasiswa kerja dua kali dan waktu pengerjaan menjadi lebih lama.

Jika Ide berasal dari Anda sendiri, maka keuntungannya adalah Anda tidak perlu dituntut oleh siapapun selain penguji karena Anda bebas memberikan batasan-batasan masalah di proposal Anda. Anda bisa fokus pada revisi yang diberikan oleh dosen penguji saja.

Eh, kenapa sich kalau kita terima judul dari dosen, si Dosen yang memberi kita judul cenderung menuntut fitur-fitur dari project yang kita kerjakan? Kenapa kita dituntut harus sesuai dengan permintaannya dan kita nggak bebas ngasih batasan masalah? Karena judul dari Dosen yang diberikan kepada Anda kebanyakan adalah proyek si Dosen. Proyek yang Anda kerjakan itu sebenarnya rata-rata adalah proyek dari Client si Dosen. Jadi begitu proyek tersebut selesai, hasilnya akan dijual pada Client Jadi ilustrasinya kurang lebih demikian:

Comments :

0 komentar to “Faktor-Faktor Sebab Kegagalan Mahasiswa IT Dalam Tugas Akhir”

Posting Komentar