Waktu Sekarang

Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Mengatur IP Address Jaringan dengan NetSetMan

Jika kita memiliki banyak jaringan yang terhubungan dengan komputer atau laptop baik itu dikantor, sekolah, dirumah ataupun ditempat lainnya, tentu saja agak sedikit merepotkan untuk melakukan perubahan konfigurasi pada kartu jaringan. Mungkin tidak semua pengaturan ip address dari setiap tempat tersebut bisa kita ingat.
Untuk membantu kita dengan mudah melakukan perubahan konfigurasi jaringan pada komputer dan laptop, dapat menggunakan aplikasi gratis (freeware) yang disebut NetSetMan. NetSetMan dapat dengan cepat dan mudah untuk berpindah antar konfigurasi jaringan yang berbeda. Aplikasi ini menyediakan 6 Profil yang bisa kita atur sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari Koneksi melalui router, modem, mobile, access point, dll.


Anda dapat memilih opsi-opsi yang diperlukan untuk mengatur dari 6 jaringan :

* IP Address
* Subnet Mask
* Default Gateway
* DNS Server
* WINS Server
* Computer Name
* Workgroup
* DNS Domain
* Default Printer
* Network Drives
* NIC Status
* SMTP Server
* Hosts File Entries
* Scripts

Konfigurasi NetSetMan juga dapat kita lihat dari system tray.


Semua konfigurasi akan disimpan secara otomatis dalam sebuah file (settings.ini), sehingga mengizinkan kita untuk dapat menggunakannya kembali dilain waktu atau digunakan pada komputer lain.

Download NetSetMan


Read More..

Mudah Belajar Jaringan (Networking) secara Virtual

Tidak banyak diantara pengguna komputer yang mengerti tentang jaringan. Mungkin kalau hanya sekedar sharing folder dan printer, semua pengguna komputer saat ini harus bisa menjawab tantangan ini. Nah untuk belajar yang lebih jauh tentang jaringan, tidaklah sesulit
yang dibayangkan. Asal mau buatkan saya kopi, ntar diajarkan deh … Stick out tongue Just Kidding. Banyak solusi yang bisa kita dapatkan untuk maju. Diantaranya bisa mencari referensi dari internet, beli buku di toko buku, tanya sama yang paham, dari majalah, atau ambil kursus paket seperti CCNA. Tentu saja perlu pengorbanan sedikit ya tuk rogoh isi dompet.

Ada satu project pembelajaran yang interaktif dan virtual yang menurut saya sangat bagus bagi kita untuk memahami suatu jaringan. Project ini berupa sebuah aplikasi yang disebut dengan iNetwork. iNetwork merupakan interaktif learning yang mengajarkan pengguna tentang jaringan. Aplikasi ini dikembangkan di University of Technology Sydney (UTS) oleh mahasiswa yang akan menyelesaikan sarjananya, diantaranya Minh Trieu, Joel Baltaks, Melissa Ye, John Ton, Peter Huynh, Peter Luong. Ada yang kenal gak ya …. Big Smile

iNetwork dibuat menggunakan bahasa C# .NET Framework. Cara menggunakannya juga sangat mudah, karena dibuat berbasis GUI. Jadi tinggal pake mouse dan klik–klik pada menu yang ada. Aplikasi ini portable, jadi tidak perlu melakukan instalasi, cukup melakukan ekstrak, kemudian jalankan file iNetwork Simulator.exe

Adapun fitur yang bisa digunakan pada versi ini adalah :

  • User dapat dengan mudah membuat simulasi secara virtual dengan menggunakan perangkat-perangkat jaringan seperti Workstation, Wireless station, Cable, Switche, Router, Domain Name System (DNS) Server, Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) Server, Firewall, Access Points (APs), HTTP Sever dan juga SMTP server.
  • Memudahkan penggunakan untuk mengkonfigurasikan element yang ada, tinggal klik kanan pada network objek, akan muncul pilihan untuk konfigurasi.
  • Mengizinkan kita untuk menyimpan dan menggunakannya kembali.
  • Pengguna dapat menguji dengan menggunakan perintah seperti ping, tracert, route, arp, ipconfig.
  • Memiliki tampilan dan fungsi seperti DOS dan Ethereal untuk melihat fungsi dari virtual network.

Untuk memudahkan kita mempelajari aplikasi ini, sudah disediakan panduan aktivitas labor seperti :

  1. Introduction to the iNetwork Simulator
  2. Static IP Addressing & Subnetting
  3. Dynamic IP Addressing (DHCP)
  4. IP name resolution (DNS)
  5. Static Routing
  6. Dynamic Routing (RIPv1)
  7. Firewall Configuration & Simulation
  8. HTTP Server Simulation
  9. SMTP Server Simulation
  10. Wireless Networks

Wah pasti udah penasarankan untuk mencoba iNetwork ? Sebelum mencoba ada baiknya kita liat preview dari aplikasi ini.

Main Menu (Tampilan Utama)


Menu menambahkan dan menghubungkan perangkat

13 Jenis Perangkat Jaringan

Menu mengkonfigurasikan Device

Mengkonfigurasikan Workstation

Tool Command Prompt untuk menguji jaringan. Perintah yang berlaku hanya ping, tracert, route, arp, dan ipconfig. Jadi jangan mencoba mengetikkan perintah dos yang lain, karena ini hanya virtual.

Tampilan Log aktivitas dari simulasi

Menu menyimpan atau membuka file.

Contoh Jaringan Kabel

Contoh Jaringan Wireless

QUIS

Jadi selain simulasi iNetwork juga menyediakan Quiz untuk menilai hasil belajar kita. Sunggu asikkan ?

Read More..

Belajar Membuat Jaringan Komputer Sederhana

Tutorial Jaringan Komputer di prothelon.com pastinya gampang kamu pahami karena menggunakan pendekatan yang beda dari yang lain. Ndak percaya? Baca aja terus….
Kita tidak akan mulai dengan membahas mengenai teori jaringan yang rumit dan memusingkan. Tapi pendekatan yang Prothelord lakukan adalah memberikan contoh praktek yang mudah dan kemudian menjelaskan setiap tahap dengan gamblang dan sepraktis mungkin. Dengan cara ini, kamu akan punya bayangan mulai dari hardware, cara set up jaringan komputer dan baru mempelajari teori jaringan komputer yang mendukungnya.


Prothelord sangat menyarankan agar kamu langsung praktek. Biar semua clear dan dipahami dengan mudah karena “kebayang”.


Kalau biasanya, kita harus belajar dari teori dulu dan disuruh membayangkan berbagai perangkat yang belum pernah kita lihat. Hal ini jelas akan mempersulit otak kita untuk mengasosiasikan teorinya dengan kenyataan. Dah pada taukan, kalu otak kita itu senang menghubungk-hubungkan secara visual dibandingkan dijelasin secara teks. Yukkksss. Kalu belum baca tuh ada buku bagus tentang mind mapping.


Kita mulai yah tutorial jaringan komputernya.


Tahap I: Persiapan Hardware


Untuk membuat sebuah jaringan komputer tentu saja diperlukan beberapa hardware khusus. Sebenarnya jaringan komputer tuh banyak sekali variasinya. Namun demikian, untuk memudahkan pemahaman kamu, kita akan berangkat dari yang paling sederhana dan tentu saja murah, biar kamu bisa beli alat-alatnya.


Jaringan komputer yang akan kita buat adalah jaringan komputer LAN fisik (LAN adalah kependekan dari Local Area Network, red). Maksudnya yang pake kabel-kabel gitu. Kan ada juga yang pake wireless, cuman rada sulit ngejelasinnya dan lebih mahal perangkatnya.


Nah peralatan yang harus kamu siapin adalah:

1. Komputer minimal sebanyak 2 buah (ya iyalah, masa cuman 1, namanya juga jaringan komputer. Pasti komputernya banyak). Sebenarnya kita bisa bikin jaringan dengan satu komputer saja tapi nanti akan membingungkan buat pemula. So, gimanapun caranya, entah beli, minjem punya kaka, minjem temen, ngambil komputer kantor, sekolah apapun caranya cari 2 komputer. Ok?. Kalu susah, kamu mungkin bisa sewa. Soalnya sekarang dah banyak penyewaan komputer tuh saya lihat.Sebenarnya saya lebih seneng ngejelasin pake Linux, tapi karena umumnya Prothelonians masih pake Windows, ya udah deh, dalam tutorial ini kita akan menggunakan XP sebagai Osnya.
2. kartu Jaringan (Network Card) minimal sebanyak 2 buah, sama dengan jumlah komputer yang rencananya akan kamu sambungin. Nah ini alat ini biasanya bisa kamu tencepin di dalem komputer kamu dan ada sebuah lubang untuk memasukkan kabel LAN di belakangnya. Lubang itu disebut dengan RJ-45. Inget-inget yah RJ-45. Itu nama interface untuk kabel LAN yang lazim juga disebut kabel Ethernet. Kamu bisa beli Network card ini dengan harga murah, di bawah 100 rban deh. Setelah dibeli, colokin ke dalam komputer kamu dan install drivernya.
3. Kabel LAN atau kabel ethernet. Nah yang ini bisa kamu beli di toko-toko komputer dah lengkap sama RJ-45nya. Untuk sederhananya, kamu bisa bayangkan RJ-45 ini sebagai jack listrik. Jack listrik itu bisa kamu pasang kabel listrik, asosiasinya RJ-45 bisa dipasangin kabel LAN. Kamu sebenarnya bisa bikin sendiri nih kabel, cuman buat bikinnya kamu harus belu RJ-45 terpisah, kabel dan yang paling repot adalah beli cramping tool. So, Prothelord ndak rekomendasikan bikin sendiri untuk saat ini. Cramping tool ini adalah alat untuk memasukkan kabel LAN ke RJ-45. Yang penting saat belinya adalah ada 2 macam kabel LAN yaitu jenis yang straight dan cross. Dalam tutorial Jaringan Komputer ini kita akan menggunakan kabel LAN tipe Straight. Kabel LAN tipe Cross biasanya kamu pake untuk menghubungkan 2 komputer secara langsung tanpa hub. Hub? Apaan tuh? Tenang, lihat hardware berikutnya yang harus kamu siapin untuk membuat jaringan komputer kecil ini. Kalau harga kabel ini murah deh, paling 10-15 rb doang, tergantung panjangnya.
4. Hub. Hub bentuknya kotak kecil gitu. Ukurannya tergantung dengan jumlah port RJ-45 yang disediakan. Kamu bisa beli yang memiliki 4 port dengan harga di bawah 100 rb. Semua komputer kamu akan saling terhubung melalui hub ini.


Nah kamu dah tahu hardware apa saja yang diperlukan buat bikin jaringan komputer sederhana. Gih, beli dan siapin dulu alat-alatnya, baru balik lagi ke tempat belajar jaringan komputer di prothelon.com ini.


Kalau udah siap, kita akan mulai menghubungkan semua hradware itu pada tutorial jaringan Komputer selanjutnya.

Suka ama tutorial ini? Pasang aja di web site kamu (jangan lupa link ke prothelon.com, biar pengunjung situs kamu bisa belajar lebih banyak di sini) atau kamu bisa juga kasih comment di bawah. Kalu mau tanya-tanya, kamu bisa lakukan di Forum Prothelonians yang khusus buat newbie.

Saya sarankan kamu juga melengkapi senjata kamu di Internet dengan belajar bahasa pemrograman web kaya PHP dan MySQL di prothelon.com atau kalau butuh tempat praktek, ke sini aja. Kamu bahkan bisa dapet penghasilan tambahan dengan jadi member di sana lho. (Jangan khawatir, link tadi akan membuka jendela baru, jadi kamu bisa tetap di sini saat kembali lagi).

Jadinya Hardware oke, software bisa. Keren bo'.

Semua hardware sudah siap? Nah, mari kita lanjutkan dengan menyambungkan semua hardware tersebut.

Pada dasarnya jaringan komputer itu hanya merupakan hubungan fisik menggunakan kabel LAN. Jika kita hanya berniat menghubungkan 2 komputer saja dalam satu jaringan, maka sebenarnya kita hanya memerlukan 2 buah komputer dan sebuah kabel LAN bertipe cross.

Untuk membuat sebuah jaringan komputer dengan 2 buah komputer saja, maka penyambungan fisik hardware yang harus dilakukan hanyalah menghubungkan 2 komputer tersebut melalui kabel LAN Cross. Kamu hanya perlu memasukkan RJ-45 dari kabel LAN kamu ke slot yang ada di kartu jaringan masing-masing komputer.

Namun demikian, jika kamu berniat untuk menghubungkan lebih dari 2 komputer, maka kamu akan memerlukan sebuah alat khusus yang namanya hub. Di dalam hub ini sebenarnya hanya ada koneksi fisik antara kabel saja. Namun untuk hub-hub tipe baru yang lebih dikenal dengan switch, tentu saja ada komponen tambahan didalamnya.

Fungsi hub ini adalah sebagai cross connect yang menghubungkan antara kabel-kabel LAN yang masuk ke dalam slot RJ-45. Sehingga apabila hub kamu memiliki 4 slot, maka sebenarnya di dalam hub itu semua kabel itu terhubung secara fisik satu sama lain.

Yang perlu kamu perhatikan di hub ini, kadang kamu akan melihat sebuah slot atau port khusus yang bertuliskan “UPLINK”. Nah fungsi port khusus ini adalah untuk menyambungkan beberapa hub secara cascading.

Contoh penggunaannya adalah, jika kamu memiliki 2 hub yang masing-masing memiliki 4 port, maka kamu bisa membuat jaringan dengan 6 komputer. 2 port sisanya adalah port UPLINK yang dihubungkan ke salah satu port di hub yang lainnya.

Dengan kata lain, port UPLINK ini adalah sebagai penghubung antar hub. Gitu…

Ok, kesimpulannya, secara fisik kamu hanya perlu menghubungkan masing-masing komputer dengan sebuah port pada hub. 2 komputer tersebut akan terhubung satu sama lain melalui hub tersebut.

Pada tutorial ini, saya mengasumsikan bahwa kamu udah berhasil menginstal driver kartu jaringan kamu dan sudah berfungsi dengan baik.

Apabila koneksi antara hub dengan komputer sudah terjadi dengan baik, maka kamu bisa melihat LED di port RJ-45 menyala, demikian pula LED pada port HUB yang dicolokin kabel LAN tadi akan menyala.

Ok, tutorial penyambungan fisik jaringan komputer sederhana cukup di sini. Selanjutnya kamu akan belajar mengenai setting TCP/IP di masing-masing PC.

Silahkan lihat materi tutorial pemrograman PHP untuk melengkapi pengetahuan jaringan kamu. Dan kalau mau lebih serius belajar pemrograman web coba aja di sini.

Semoga bermanfaat.

Salam hangat.

Read More..

Wide Area Network (WAN) dan Router

ImageAlamat komputer tidak punya network ID yang sama karena berada pada subnet yang berbeda, sehingga untuk mengirimkan paket data tidak bisa menggunakan koneksi hub atau switch. Router dibutuhkan untuk meneruskan paket dari sub-net ke sub-net yang berbeda.
Karakteristik utama WAN
* Menghubungkan peralatan pada tempat yang berjauhan (area luas)
* Menggunakan layanan dengan menyewa, seperti: RBOCs (Perusahan opeasi regional Bell – Regional Bell Operating Company’s), Sprint, MCI, and VPM Internet Services, Inc. untuk membangun koneksi antar situs
* Menggunakan koneksi serial dari berbagai jenis untuk mengakses pita lebar dalam lokasi yang berjauhan (luas).
* Bekerja pada layer fisik dan layer datalink dari OSI model
* Melakukan pertukaran paket data dan frames antara ruter dan switch dan LAN yang telah dibangun.

Komponen yang digunakan WAN

* Router dengan beberapa layanan, termasuk interkoneksi dan port-port perantara WAN.
* Modem termasuk perantara layanan voice-grade, unit layanan canel/unit layanan digital (CSU/DSUs), dengan layanan terminal 1/Ethernet 1 (T1/E1), Adapter terminal/terminasi jaringan 1 (TA/NT1s) dengan perantara layanan jaringan digital terintegrasi (ISDN).
* Server komunikasi pusat dengan dial in and dial out komunikasi antar user

ROUTER

Router adalah jenis kusus dari komputer, yang secara dasar mempunyai komponen yang sama seperti: CPU, memory (ROM, RAM, NVRAM, FLASH), system bus, dan berbagai perantara input/output. Namun router didesain untuk fungsi khusus yang tidak ada di dalam PC, seperti ruter dapat menghubungkan dan menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan.
Seperti juga PC, Router memerlukan sistem operasi untuk menjalankan program aplikasi, ruter menggunakan Internetwork Operating System (IOS) untuk menjalankan file konfigurasi. File ini berisi instruksi dan parameter yang mengontrol alur lalu lintas data melalui router.

Router menggunakan table dan protokol routing untuk meneruskan paket. File konfigurasi menetapkan seluruh informasi untuk kepastian setup dan menggunakan routing dan routed protocols yang tersedia.
Komponen internal yang utama dari ruter adalah RAM, NVRAM, FLASH MEMORY, ROM dan INTERFASE

RAM

* Menyimpan konfigurasi yang sedang berjalan dan sistem ios yang aktif.
* Menyimpan ARP cache (Address Resolution Protocol)
* Menyimpan fast-switching cache
* Menyimpan buffer paket
* Memelihara antrian paket
* Menyimpan memori sementara untuk file konfigurasi ruter selama ruter hidup
* Akan terhapus bila ruter di matikan atau re-start

NVRAM

* Menyimpan file konfigurasi start-up (awal)
* Menyimpan file walau ruter dimatikan atau di re-start.

FLASH MEMORY

* Menyimpan IOS image
* Memungkinkan update software tanpa menghapus dan mengganti chips pada prosesor.
* Menyimpan file walau router dimatikan atau di re-start
* Menyimpan lebih dari satu versi software IOS
* Merupakan alat elektrik yang ROM yang bisa dihapus dan diprogram kembali (EEPROM)

ROM

* Melakukan diagnosa untuk power-on self test (POST)
* Menyimpan program boot dan software sistem operasi dasar
* Untuk upgrade software diperlukan mengganti chips pada motherboard

INTERFACE

* Menghubungkan router ke jaringan untuk meneruskan paket.
* Dapat terpasang pada motherboard ataupun modul terpisah.

Read More..

Tekhnik Exploit Password WinXP

Kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan 2 teknik exploitasi pada windows XP, pertama melakukan pemanfaatan SAM files dan terakhir memanfaatkan RPC-nya Windows XP. Tekhnik kedua sebetulnya adalah kelanjutan dari artikelnya mRt di echo zine 10 yang membahas tentang Exploitasi Windows XP [pada fat32] dengan memanfaatkan sang Admin sendiri (hehuehuheue ... ) dan batch file yang disisipkan di start|program|startup oleh sang kriminal :), sedangkan kali ini yang saya bahas adalah jenis NTFS, yang tidak memiliki acces seperti pada fat32 untuk dapat menaruh batch file di folder start up nya sang Admin tersayang, sehingga apabila dipaksakan “Access Denied” adalah jawabannya. Apa akibatnya jika kita menggunakan kedua tekhnik diatas ?, yang jelas mah sama-sama buat orang seneng... heuheueehuhuehuee ! Jawab sendiri dah ...
Tekhnik pertama :
Yang kita butuhkan sekarang adalah :
Petter Recovery Password yang bisa di download dari situsnya langsung http://home.eunet.no/~pnordahl/ntpasswd/bootdisk.html sekalian sama infonya aja, biasanya sudah di sediakan dalam bentuk rar yang bisa di jadikan bootdisk. Yang penulis pakai untuk experimen kali ini yaitu versi bd040818 terdapat 3 file di dalamnya yakni bd040818.bin , install.bat , rawrite2.exe .
1 buah disket kosong dan layak pakai. :) --> untuk disket boot Petter Recovery Password.
Nekatzzzz ....
Kasusnya begini, misalnya ....anggap saja kita lupa password untuk login winXP nya. : ) atau kasus yang laen aja kali ya, yang lebih menantang ... hehehe. Misalnya ada rampok yang kebingungan nggak bisa login, padahal kompienya mo dijual ... huehueueheue. Ada yang kesindir nggak nih ??? Udah ah bcanda mulu. Langsung aja deuh ...
Langkah pertama ... Setelah Petter Recovery Password di jadikan bootdisk, langsung saja booting dengan disket tersebut ...
Langkah berikutnya, anda akan di tanya di drive mana SAM file berada. Tekan enter saja untuk defaultnya, setelah itu akan ditanyakan secara spesifik lagi, di direktori mana file SAM berada, biasanya untuk yang defaultnya tuh SAM file berada di /windows/system32/config, enter lagi aja untuk yang defaultnya. Setelah itu ....... Nah sampe disini anda akan di minta User mana yang ingin di ganti/hapus passwordnya. Lebih baik Administrators aja, karena yang kita lakukan saat ini kan mencari cara untuk menjadi SU di Windows XP. Biar gampang melakukan sesuatu nantinya .... hehehehe !!! Untuk eksperiment kali ini lebih baik anda membuat password Administrators menjadi blankpassword [* = blankpassword], supaya gampang nantinya, dan blankpassword merupakan pilihan terbaik dalam menggunakan Petter Password Recovery. Soalnya penulis sendiri telah belasan kali mencoba mengganti password para user dengan tetapi hanya 2 yang berhasil. Sudah ??? ... siiiip, tekan ! untuk mengakhir sesi reset password, dan q untuk mengakhiri scripts tersebut. Selanjutnya anda akan di tanya kembali, ingin mengulang atau tidak. Lebih baik tidak lahhhh ... Edit Completed. Catatan : Setelah menggunakan Petter Recovery Password, Windows berusaha untuk melakukan scandisk, system ne baru di acak-acak nie : ). Tunggu hingga proses scandisk selesai.
Setelah proses booting, anda akan di hadapkan dengan tampilan login yang seperti biasanya. ( Nggak menarik, hehehehe... ) Sekarang tekan ctrl+alt+del, tunggu sebentar dan kemudian tekan kembali ctrl+alt+del. Nah ada tampilan login yang clasic, seperti di windows 98 dulu. Dengan 2 textbox...

-------------------------------------------------
| Log On to Windows | x |
-------------------------------------------------
| User Name : Al-k |
| Password : ****** |
| |
| | Ok | | Cancel | | BLABLABLABLA....| |
-------------------------------------------------
Ya, bentuknya kira-kira seperti diatas ... : )...
Setelah itu ganti usernamenya menjadi Administrator, passwordnya di kosongkan saja, karena sebelumnya kita telah menjadikan blankpassword pada Administrator. Ok. Jreng-jreng-jreng... sekarang anda menjadi super user kembali. Silahkan buat account untuk anda sendiri.
Tekhnik Kedua :
Tiba saatnya kita maju bersama ... :D, memanfaatkan Massive RPC WinXP yang bobrok. Tekhnik kedua ini dibuat untuk para user yang memiliki acces limited. Yang dibuat kesal oleh sang admin, sehingga untuk menginstall suatu software harus minta izin dari sang Admin. :( . Yang dibutuhkan hanyalah acces untuk masuk ke command shell, dan satu tool kecil ‘kaht’ . Siap ???... buka command promptnya ...
C:\Documents and Settings\Al-k>net user
User accounts for \\NOMATTER
-------------------------------------------------------------------------------
Administrator Al-k GNU-- keluarga --
Guest HelpAssistant SUPPORT_388945a0
VUSR_NOMATTER
The command completed successfully.
// Anggap saja disini Al-k adalah user yang limited
// Setelah itu masuk ke direktori di mana kaht berada
D:\Data+ku_>
Kemudian kita test dulu kaht-nya... bisa nggak nih kita nge-root.
D:\Data+ku_>kaht 127.0.0.0 127.0.0.3
_________________________________________________

KAHT II - MASSIVE RPC EXPLOIT
DCOM RPC exploit. Modified by aT4r@3wdesign.es
#haxorcitos && #localhost @Efnet Ownz you!!!
FULL VERSION? :) - AUTOHACKING
________________________________________________
[+] Targets: 127.0.0.0-127.0.0.3 with 50 Threads
[+] Attacking Port: 135. Remote Shell at port: 34522
[+] Scan In Progress...
- Connecting to 127.0.0.2

Sending Exploit to a [WinXP] Server...
- Conectando con la Shell Remota...
Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600]
(C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp.
C:\WINDOWS\system32>
Tuh kan dapet deh akses rootnya. Jangan seneng dulu. Langsung aja kita
buat akses user yang terbatas tadi menjadi Super User.

C:\WINDOWS\system32> net localgroup Administrators Al-k /add

The command completed successfully.


Selanjutnya anda bisa login dengan user yang baru saja dirubah accountnya tadi. Dan anda bisa login ke account user lain yang memiliki akses sama seperti Administrator, tentunya dengan menghilangkan password user tersebut dulu sebelumnya. Dan anda bisa masuk ke regedit untuk menutup perizinan user account pada control panel :
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer/DisallowCpl/
, buat string baru dengan nama 1 dan ubah valuenya menjadi nusrmgr.cpl
Dan bisa anda disable akses ke command prompt kepada semua user. Sehingga anda menjadi SU yang benar-benar otoriter. Sayangnya tekhnik yang kedua ini hanya bisa di lakukan di Windows XP Service Pack 1. : (

// Refferensi :
- Seni Tekhnik Hacking 1 [S’to]
- Echo Zine 10, Exploitasi Windows XP [mRt]
- Iseng Instink
// Greetz :
- y3dips, Lirva32, z3r0byte ( Arabic Man :) ), the_day, S’to [duuh masuk TV tuk
yang kesekian kalinya nih ???] . & Echo staff who can’t mentioned 1 by 1.
- Alumni SMAN4 Bogor & All guy’s in STTTelematika Ciawi Bogor.
- Special for Jheseecka & Melati “Mel, ini artikel ke 1 dan ke 2-nya !!! :)“
- hg_ , Fel_c, Mentari^, the aeh, zacx, Azwa, Sita, Dulleh, Ibonx, weww, Qank-qunk,
AK47-angga, ninjaring
- Allguys in #yogyafree, Echo Member, #khilafah, #pribumi, #e-c-h-o, #freebase

Read More..

Sistem Quota ala Speedy dengan Squish

Hufff, dah lama kita nggak ketemu. :D~~ Kira-kira beberapa bulan yang lalu, saya mencoba mencicipi layanan speedy personal, dan nggak kerasa, baru sekitar 10 hari, bandwithnya sudah overquota, lebih 7 mB kalo nggak salah. Padahal penulis sendiri waktu itu hanya diberikan jatah 1 GB perbulannya. Wekzz !!
Maklum penulis termasuk orang yang rakus dalam pemakaian bandwith. :D. Download download ... !!! Terpaksa merogok kocek saku sang mahasiswa yang notebenenya selalu bokek :D~~~.
Tapi berhubung sakunya bolong mau bagaimana lagi, terpaksa pemakaian internet di rumah di cabut. :(~
Kali ini penulis mencoba untuk menjelaskan sebuah system quota ala speedy, dengan pembatasan berdasarkan waktu dan kapasitas pemakaian tentunya.
Kita ambil contoh : user A di berikan batas waktu pemakaian 5 jam, dan 20 MB perharinya. Walaupun sebelum 5 jam kapasitasnya sudah full maka sang user terpaksa menunggu hari berikutnya untuk bisa kembali bermain. Istilah kerennya yakni Squished.
System quota ini menggunakan sebuah paket aplikasi tambahan, Squish. Yang penulis gunakan adalah squish versi 0.0.18.
Di tutorial ini penulis menggunakan distro fedora core 4, yang didalamnya telah terinstall paket squid. Berikut adalah peralatan yang kita butuhkan nantinya :

gd-2.0.33-2.i386.rpm
perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
squish-0.0.18.tar.gz
Download dulu paket-paket di atas :
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/gd-2.0.33-2.i386.rpm
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
# wget http://h1.ripway.com/ilmuwebsite2/squish-0.0.18.tar.gz
Kemudian Install paket gd-2.0.33-2.i386.rpm, dan perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
# rpm –ivh gd-2.0.33-2.i386.rpm
# rpm –ivh perl-GD-2.35-1.fc4.i386.rpm
Setelah itu ekstrak file squish-0.0.18.tar.gz :
# tar –xzvf squish-0.0.18.tar.gz
Terdapat sebuah direktori baru disana, squish-0.0.18, kemudian masuk kedalamnya, kemudian install :
# cd squish-0.0.18
# make install
Pindah ke direktori di mana squish berada :
# cd /usr/local/squish/
Kemudian jalankan option run pada file squish.pl, ini dilakukan untuk membuat sebuah tampilan awal dari pemakaian bandwith :
# ./squish.pl --install
Dengan fasilitas crontab tambahkan sebuah perintah baru untuk daemon crond :
# crontab -e
5,10,15,20,25,30,35,40,45,50,55 * * * * /usr/local/squish/squish.cron.sh
Kemudian tekan ESC :x!
Jalankan perintah baru tersebut untuk pertama kalinya :
# /usr/local/squish/squish.cron.sh
Kemudian kita tambahkan authentikasi ncsa_auth pada file konfigurasi squid.conf yang terletak di /etc/squid/squid.conf :
# nano /etc/squid/squid.conf
# baris ini ditambahkan di area authentikasi
auth_param basic program /usr/lib/squid/ncsa_auth /etc/squid/passwd
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours

# yang ini ditambahkan pada area acl
acl ncsa proxy_auth REQUIRED

# kemudian simpan
Setelah itu edit di bagian bawah baris kalimat ini
### added by squish (begin)

Menjadi seperti ini :
# acl's for squish - autodetected, sometimes
acl SQUISHLOC dst ns.multimedia.com
acl SQUISHED1 proxy_auth -i "/etc/squid/squished"
#acl SQUISHED2 ident "/etc/squid/squished"
acl SQUISHED3 src "/etc/squid/squished"
acl password proxy_auth REQUIRED
# Error info that says you're squished
deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED1
# deny_info http://ns.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED2
deny_info http://nd.multimedia.com/squish/?squished& SQUISHED3
# HTTP access controls for squish
http_access allow SQUISHLOC
http_access allow password !SQUISHED1
http_access deny SQUISHED1
# http_access deny SQUISHED2
http_access deny SQUISHED3
### added by squish (end )

http_access allow ncsa

Kemudian, edit file konfigurasi httpd :
# nano /etc/httpd/conf/httpd.conf
# tambahkan baris berikut di paling bawah dari file konfigurasi tersebut :
include /usr/local/squish/apache-squish.conf
Kemudian edit file apache-squish.conf :
# nano /usr/local/squish/apache-squish.conf
Edit file tersebut menjadi seperti ini :
Alias /squish "/usr/local/squish/"

Options +ExecCGI
AddHandler cgi-script .cgi
DirectoryIndex squish.cgi
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all

Di bagian terakhir, anda cukup membuat user yang diperbolehkan untuk mengakses internet, dengan membuat sebuah file yang berisi user yang diperbolehkan login :
# htpasswd /etc/squid/passwd mamang
Berikan permission r untuk user lain agar file /etc/squid/passwd dapat dibaca oleh apache.
# chmod o+r /etc/squid/passwd
Kemudian restart service squid dan httpd :
# service squid restart
# service httpd restart

Untuk melakukan pembatasan pemakaian pada user, silahkan edit file konfigurasi squish.conf
# nano /etc/squid/squish.conf
squish.conf:
# This file contains data formatted as follows:
#
# Blank lines and hashed stuff is for comments
# user amount/period
# bandwidth: 999[kmG]b / period: day, week, month
# time: 999[smh] / period: day, week, month
#
# Whitelist entries - they can have as much as they like
192\.168\.99\.44 25h/day
192\.168\.97\.43 25h/day
mamang 12h/day 120Mb/day
# Poor guy:
root 1h/day 1Mb/day 2Mb/week
# Catchall -- people and IP's not matched by the above rules
.* 4h/day 20Mb/day 20h/week 100Mb/week

Tampilan ketika user habis masa pemakaiannya.

Read More..

Proses Installasi Netkit2

Salam.
Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. :D. Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. :D.
Dan harus dibiasakan kita bekerja dalam lingkungan Linux. Saya sarankan anda menggunakan Linux Slackware 10 atau yang lebih tinggi lagi. Saya sendiri menggunakan slackware 12. Cukup ringan.
Sebelumnya silahkan anda mengunduh packet-packet ini terlebih dahulu, packet ini bersemayam di http://www.netkit.org

netkit-2.4.tar.bz2
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2

Setelah selesai, maka saya sarankan anda untuk menaruh packet-packet tersebut dalam directory home milik anda, sebagai contoh saya menaruhnya di home directory milik saya :

alk@house:/home/alk$ ls
...
netkit-2.4.tar.bz2*
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*
...

Langsung saja anda extract packet packet tersebut ...

alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-2.4.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*

Setelah proses extract selesai, terdapat directory netkit2. Yang harus anda lakukan sekarang adalah mendaftarkan kepada pemakaman terdekat letak persemayaman netkit2.

export NETKIT_HOME=/home/alk/netkit2
export MANPATH=:$NETKIT_HOME/man
export PATH=$NETKIT_HOME/bin:$PATH

Setelah selesai maka silahkan masuk ke directory netkit2.
Langkah selanjutnya adalah mengecek konfigurasi tadi.

alk@house:/home/alk/netkit2$ ./check_configuration.sh

Apabila di paling bawah ditampilkan tulisan seperti dibawah ini, maka anda telah berhasil menyemayamkan jenazah netkit2. Hi hi hi hi ...

[ READY ] Congratulations! Your Netkit setup is now complete!
Enjoy Netkit!

Setelah semua proses diatas selesai anda bisa bercanda, dan bermesraan dengan teman baru anda ini. :D~~
Untuk mengetahui apakah proses installasi yang anda jalankan berhasil, lakukan percobaan seperti dibawah ini.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 --eth0=A;

Apabila muncul windows mini baru, silahkan maju ke langkah berikutnya.

Simple Router
Di sarankan untuk memahami konsep routing.
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Dengan netkit2 anda bisa mencoba untuk mengemulasikannya.

Pertama anda sediakan 2 virtual pc, dan 1 router dengan 2 ethernet card.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 --eth0=A;
alk@house:~/netkit2$ vstart pc2 --eth0=B;
alk@house:~/netkit2$ vstart router1 --eth0=A --eth1=B;

Sebelum masing-masing komputer bisa berkomunikasi, interface dari ethernet harus dikonfigurasi terlebih dahulu.

Masuk ke konsole pc1

pc1:~# ifconfig eth0 192.168.10.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

Kemudian masuk ke konsole pc2, dalam hal ini kita akan membuat kelas yang berbeda, karena kita akan menggabungkan 2 lan.

pc2:~# ifconfig eth0 192.168.20.4 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Yang anda dapatkan jika mencoba untuk melakukan ping dari pc1 ke pc2 adalah :
pc1:~# ping 192.168.20.4
Connect: Network is unreachable

Maka anda harus mengkonfigurasi router1 sebagai penjembatan untuk menghubungi 2 lancard yang interfacenya berbeda. Oleh karena itu pada router tersebut dibutuhkan minimal 2 ethernet card.
Silahkan masuk ke konsole router1

router1:~# ifconfig eth0 192.168.10.254 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

coba anda lakukan ping ke pc1, hasilnya adalah reply dari pc1.

router1:~# ping 192.168.10.5
64 bytes from 192.168.10.5 ...
bla bla bla bla ( capek kalo diketik semua, males kalo harus di capture :D )

tetapi anda akan mendapatkan komentar Network is unreachable lagi jika anda mencoba untuk melakukan ping ke pc2, karena anda belum melakukan konfigurasi ethernet interface yang berhubungan dengan pc2 tersebut. Yang harus kita lakukan adalah konfigurasi ethernet yang ke 2.

router1:~# ifconfig eth1 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Di sini router1 telah dapat berkomunikasi dengan pc1, dan pc2. Tetapi pc2 belum bisa berkomunikasi dengan pc1 ataupun sebaliknya. Disinilah letak router1 sebagai router untuk meneruskan packet ip dari satu jaringan ke jaringan yang lain.

Maka yang harus dilakukan adalah meletakkan si router1 sebagai default gateway kedua jaringan tersebut, dalam hal ini pc1 sebagai jaringan pertama, dan pc2 sebagai jariangan yang kedua.

Silahkan masuk ke konsole pc1, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.10.254

ini menjadikan interface ethernet pertama ( eth0 ) milik router sebagai gatewaynya.

Silahkan masuk ke konsole pc2, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.20.1

ini menjadikan interface ethernet kedua ( eth1 ) milik router sebagai gatewaynya.

Setelah itu pc1 dan pc2 dapat berkomunikasi meskipun ip kelas mereka berbeda.
Hup hup hup hurray !!

Ya, tutorial jaringan untuk sesi ini saya cukupkan dulu.
Terima kasih sudah jauh-jauh nyasar kemari hanya untuk membaca tutorial butut ini. :D

Wassalam.

Read More..

Sekilas mengenai hardware jaringan

Yup, kali ini saya akan coba jelaskan sedikit gambaran mengenai fungsi dari hardware jaringan yang telah di request. Yakni Router, Switch dan Hub. Langsung aja ke bahasannya ...

Router : Router, digunakan untuk menyambung 2 jaringan yang berbeda. Sebagai contohnya, untuk menyambungkan antara LAN dengan Internet diperlukan adanya router sebagai jembatan dari 2 jaringan tersebut.

Kedudukan router biasanya diletakkan sesudah modem, kira-kira gambarannya adalah seperti ini.





Router yang digambarkan diatas berfungsi sebagai gateway, sekaligus firewall.

Gateway : Gerbang penantian menuju internet. Masing-masing client/workstation dalam jaringan melewati gateway terlebih dahulu untuk menuju internet. Bisa digambarkan seperti ini :

___________ __________________ ___________
| | | | | |
| Internet |----| WS1 as Gateway1 |----| WS Lain |
|__________| |_________________| |__________|
|
|
_____|____
| |
| WS Lain |
|__________|

Firewall : Biasanya dipasang diantara internet dan router. Firewall berfungsi sebagai tembok keamanan untuk jaringan dalam [ LAN ]. Didalamnya biasanya terdapat fasilitas, firewall, logging, snort. etc.



Contoh router phisik multifungsi seperti itu adalah Cisco Router. Tetapi saya lebih cenderung memakai alternatif router yaitu menggunakan Smoothwall. Karena smoothwall hanya memerlukan komputer butut yang sudah lama tidak terpakai dengan harddisk sekitar 300 mb, dan tentunya 2 lan card.
Smoothwall adalah distro linux khusus yang didesain untuk menangani masalah router, firewall, dan gateway. Selain itu Router pun digunakan untuk menyambungkan 2 LAN, yang berbeda subnet masknya. Lebih kearah Intranet.

Switch : Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.

Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Gambarannya adalah seperti ini :



Hub : Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast)

Read More..

Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet


Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.
Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )
Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet.
Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. :D . Ini nyata.)
Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah :
rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm
Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :
root@alk.root#rpm -qa | grep pppoe
rp-pppoe-3.5-27
Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.
Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.
Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:
root@alk.root#ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11
inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)
Interrupt:10 Base address:0x1080
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B
inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)
Interrupt:9 Base address:0x1400

lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)
Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling :D~~~.
Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx

Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.1.255
HWADDR=00:0C:29:EE:71:11
IPADDR=192.168.1.1
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.1.0
ONBOOT=yes
TYPE=Ethernet
DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.
BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.
BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.
HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.
IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.
NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.
ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??

Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :
DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
BROADCAST=192.168.100.255
HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B
IPADDR=192.168.100.1
NETMASK=255.255.255.0
NETWORK=192.168.100.0
ONBOOT=yes
TYPE=Ethernet
Kemudian restart service network.
root@alk.root#/etc/init.d/network restart
Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl.

Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :
root@alk.root#adsl-setup
# pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda
LOGIN NAME
Enter your Login Name: 121303xxxxxx@telkom.net
#device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1
INTERFACE
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem
For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.
For Linux, it will be ethX, where 'X' is a number.
(default eth0):eth1
# kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa
# menggunakan IP yang dynamic
Enter the demand value (default no): no
# DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi
PASSWORD
Please enter your Password:xxxxxxxx
# pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl
USERCTRL
Please enter 'yes' (three letters, lower-case.) if you want to allow
normal user to start or stop DSL connection (default yes):yes
# langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2
The firewall choices are:
0 - NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind of firewall rules.
1 - STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation
2 - MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway
for a LAN
Choose a type of firewall (0-2):2
# apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?
Start this connection at boot time
Do you want to start this connection at boot time?
Please enter no or yes (default no):yes

Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.
Ada beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0
konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.
Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi /etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.
root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 > /etc/resolv.conf
root@alk.root#cat /etc/resolv.conf
nameserver 202.134.0.155
Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start.

Read More..

Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross

Seorang gila jaringan mungkin ada yang sampai hati untuk membawa-bawa kabel utp jenis crossing lengkap dengan laptop dalam tas gendongnya setiap saat. Penulis pun pernah dalam kondisi seperti itu. Biasanya hal ini terjadi karena orang gila jaringan tersebut selalu ingin melakukan pekerjaan di berbagai tempat dengan 2 PC sekaligus. :)

Walaupun pada saat sekarang ada sebuah alat yang tidak repot dan tidak dapat digunakan untuk membelitkan leher. :D. Yakni USB Wlan. Namun ada kondisi yang tidak memungkinkan untuk dapat menggunakan usb wlan, seperti kondisi ekonomi kantong tipis orang gila jaringan tersebut, walaupun hanya mengeluarkan beberapa lembar uang kertas untuk membelinya, tapi tetap saja ini adalah inti permasalahannya, dan berbagai kendala lainnya. :D

Dari situlah tutorial ini berawal, sebelum dapat mengkoneksikan 2 PC menggunakan kabel crossing ada beberapa hal yang dibutuhkan diantaranya :
- Tang kerimping
- 2 buah RG 45
- Kabel UTP 5e dengan panjang secukupnya, sesuai dengan selera anda
- 2 buah PC yang akan dikoneksikan.

Pertama lepaskan shield kabel ( pelindung kabel biasanya bewarna abu -abu ) beberapa centimeter ( 2 cm), dengan memotong shield tersebut menggunakan tang kerimping, kemudian lurus-luruskan kabel-kabel yang berwarna-warni tersebut, kemudian urutkan kabel berdasarkan pewarnaannya di salah satu ujung kabel UTP tersebut. Urutannya adalah sebagai berikut :


Ini adalah urutan kabel straight, sehingga untuk ujung kabel yang lain urutan pewarnaan kabel tersebut harus berbeda dengan urutan ujung kabel straight ini, inilah yang dinamakan dengan kabel cross, urutan ujung kabel cross adalah seperti ini :



Sehingga di kedua ujung kabel tersebut memiliki urutan warna yang berbeda satu sama lainnya.


urutan lengkapnya seperti ini …


Nah dari sini anda siap mengkoneksikan 2 PC tersebut.
Di windows untuk melakukan koneksi 2 PC sama halnya dengan mengkoneksikan PC dengan topologi jaringan yang sering ditemui, biasanya topologi jaringan itu adalah star di mana di pertengahannya biasa ditemui menggunakan hub ataupun switch. Hal yang harus dilakukan untuk mengkoneksikan kedua PC di windows adalah sebagai berikut :

PC Pertama
Masukkan ke network connection di control panel :
Start menu | run | control panel

Setelah itu masuk ke bagian Network Connections
Kemudian pilih Local Area Network Connection


Klik kanan Local Area Network Connection, pilih properties


Di kotak dialog Local Area Network Connection Properties, di bagian tab General pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) Kemudian Klik Properties


Setelah itu masukkan IP Addressnya 192.168.1.2, kemudian Netmasknya 255.255.255.0


Setelah itu klik button OK, kemudian Close

Nah untuk PC yang kedua tahapnya sama saja dengan yang diatas namun Alamat IP Addressnya berbeda dengan PC yang sebelumnya, anda dapat mengisinya dengan 192.168.1.1 atau dengan IP 192.168.1.x yang lain, terserah anda. Dengan catatan netmasknya harus sama dengan pc yang sebelumnya yakni 255.255.255.0

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi network setup wizard untuk kedua PC tersebut, agar keduanya dapat saling terhubung sebagai satu workgroup.

Setelah selesai, lakukan ping dari salah satu PC tersebut ke PC lainnya... Jika tampilannya seperti ini maka PC anda telah terhubung satu sama lainnya.

C:\Documents and Settings\Al-k>ping 192.168.1.1

Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 192.168.1.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms


Selamat ... :D

Read More..